Foto: Pemerintah Kabupaten Puncak bersamaan dengan Yayasan Binterbusih berpose bersama para peserta Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas Gelombang II setelah acara pelepasan di Gedung D’Elang, Semarang, pada Senin (13/7/2026). Program ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas dalam upaya pembangunan Kabupaten Puncak dan Papua Tengah. (Dok Naronews.com)

SEMARANG, NARONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Puncak yang terletak di Papua Tengah, bersama dengan Yayasan Binterbusih, secara resmi melangsungkan acara pelepasan untuk peserta Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas Gelombang II pada Senin, 13 Juli 2026, di Gedung D’Elang, Kota Semarang. Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan generasi muda Papua yang berkualitas, kompetitif, dan siap membangun Kabupaten Puncak di masa depan.

Acara pelepasan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Puncak, pihak Yayasan Binterbusih, penerima beasiswa, orang tua mereka, serta tamu undangan. Sekitar 17 orang perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Puncak turut hadir untuk memberikan dukungan serta semangat kepada para mahasiswa yang menerima beasiswa.

Foto: ketua Yayasan Binterbusih Pascalis Abner, S.E. pidato bersama para peserta Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas Gelombang II setelah acara pelepasan di Gedung D’Elang, Semarang, pada Senin (13/7/2026). Program ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas dalam upaya pembangunan Kabupaten Puncak dan Papua Tengah. (Dok Naronews.com)

Ketua Yayasan Binterbusih, Pascalis Abner, S. E., dalam sambutannya mengajak semua peserta untuk menjalin hubungan yang luas saat bersekolah. Ia menyatakan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan untuk menjalin koneksi dengan berbagai kalangan.

“Berkawannya dengan siapa saja dan bangunlah jaringan yang luas. Kami siap menciptakan generasi muda Papua yang dapat membangun tanah Papua dengan penuh kebahagiaan. Yayasan Binterbusih berkomitmen mendampingi serta mempersiapkan masa depan anak-anak Papua agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.

Foto: sekda Sekretaris daerah kabupaten Puncak. Nenu Tabuni, S.Sos. pidato bersama para peserta Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas Gelombang II setelah acara pelepasan di Gedung D’Elang, Semarang, pada Senin (13/7/2026). Program ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas dalam upaya pembangunan Kabupaten Puncak dan Papua Tengah. (Dok Naronews.com)

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, S. Sos.  Ia menegaskan dalam pidatonya bahwa Program Puncak Cerdas merupakan bentuk investasi jangka panjang dari Pemerintah Kabupaten Puncak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Puncak merupakan salah satu dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah. Meskipun ada beberapa daerah seperti Ilaga, Sinak, Agandugume, dan Beoga yang masih menghadapi berbagai kendala karena konflik, banyak area lainnya tetap dalam kondisi yang stabil.

“Kami berharap anak-anak belajar dengan serius. Pemerintah tengah melakukan investasi besar dalam pendidikan agar di masa depan kalian bisa kembali menjadi tenaga profesional yang membangun Kabupaten Puncak,” katanya.

Sekda juga menegaskan bahwa program beasiswa ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi penerus. Ia mendorong semua penerima beasiswa untuk memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan pembangunan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Nenu Tabuni menyampaikan bahwa proses seleksi penerima Beasiswa Puncak Cerdas dilakukan dengan ketat melalui berbagai tahap, mulai dari ujian akademik dengan 120 soal, pemeriksaan kesehatan, serta syarat administrasi lainnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar siap untuk mengikuti pendidikan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Binterbusih yang selama ini dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Puncak untuk membimbing para mahasiswa. Menurutnya, kepercayaan itu juga datang dari berbagai pemerintah daerah di Tanah Papua serta mitra lainnya, karena yayasan tersebut dianggap memiliki rekam jejak yang baik dalam pengembangan mahasiswa Papua.

Dalam paparan tersebut, Sekda mengingatkan bahwa pada masa kepemimpinan mantan Bupati Willem Wandik, Pemerintah Kabupaten Puncak telah mendanai sekitar 1. 699 mahasiswa melalui program beasiswa. Komitmen tersebut kini diteruskan oleh Bupati Elvis Tabuni, yang menargetkan pembentukan sekitar 6. 000 sumber daya manusia berkualitas selama periode 2025–2030.

Program Puncak Cerdas diharapkan dapat menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Puncak dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi muda Papua yang memiliki integritas, profesionalisme, serta siap berkontribusi untuk kemajuan daerah di masa depan.

foto: mewakili pemerinta Acara pelepasan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Puncak, pihak Yayasan Binterbusih, penerima beasiswa, orang tua mereka, serta tamu undangan. Sekitar 17 orang perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Puncak turut hadir untuk memberikan dukungan serta semangat kepada para mahasiswa yang menerima beasiswa.