Ilusrasi Refleksi hidup Menghitung Hari untuk Mendapatkan Kebijaksanaan. Ajarlah kami untuk menghitung hari-hari kami sehingga kami mendapatkan hati yang bijaksana. Mazmur 90:12/ (dok Naronews. com.)

NARONEWS.COM — Di tengah kesibukan yang semakin padat, banyak individu yang berfokus pada kekayaan, posisi, ketenaran, dan ambisi pribadi. Namun, sangat sedikit yang meluangkan waktu sejenak untuk merenungkan: Apa arti semua ini jika hidup hanya sementara?

Sebuah gambar sederhana yang memperlihatkan bayangan seseorang yang sedang duduk merenung dan satu sosok lainnya yang bergerak mengingatkan kita akan kenyataan yang sering dilupakan: hidup ini tidak panjang. Setiap langkah yang kita ambil membawa kita semakin dekat pada akhir dari perjalanan ini. Oleh karena itu, setiap pilihan, ucapan, dan tindakan kita memiliki nilai yang sangat penting.

Mazmur 90 adalah doa dari Musa yang mengingatkan manusia akan keterbatasan mereka. Tak ada seorang pun yang tahu seberapa lama mereka akan hidup. Hari ini seseorang dapat bernyanyi bahagia bersama keluarganya, namun esok hari segalanya bisa saja berubah tanpa peringatan. Hidup manusia berada dalam kendali Tuhan, bukan di tangan manusia sendiri.

Di zaman digital ini, banyak orang yang menghabiskan berjam-jam di media sosial, terjebak dalam perdebatan, kebencian, dan saling merugikan. Sementara itu, waktu yang dihabiskan bersama keluarga semakin berkurang, hubungan dengan Tuhan juga semakin lemah, dan kepedulian terhadap orang lain menjadi semakin tipis. Tanpa disadari, hari-hari yang diberikan Tuhan berlalu begitu saja.

Hidup dengan bijaksana bukan dinilai dari seberapa banyak harta, tetapi dari bagaimana seseorang memanfaatkan waktunya untuk berbuat baik. Membantu orang, memberi maaf, bekerja dengan integritas, menghormati sesama, serta hidup dengan rasa takut kepada Tuhan adalah investasi yang memiliki nilai abadi.

Fakta kehidupan juga menunjukkan bahwa banyak orang meninggal tanpa sempat mewujudkan impian mereka. Ada yang pergi di usia muda, ada yang kehilangan anggota keluarga akibat pertikaian, bencana, atau penyakit. Semua ini menjadi pengingat bahwa hidup tidak memberikan kepastian tentang hari esok.

Bagi masyarakat Papua dan seluruh masyarakat Indonesia, pesan ini memiliki makna yang mendalam. Di tengah berbagai tantangan hidup, konflik, ketidakpastian ekonomi, dan perubahan zaman, setiap orang diajak untuk menjalani hidup dengan kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan. Waktu yang diberikan Tuhan seharusnya digunakan untuk membangun kehidupan yang penuh harapan, bukan kebencian.

Naronews. com mengajak semua pembaca untuk berhenti sejenak dari kesibukan hidup dan merenungkan kembali tujuan hidup mereka. Jangan tunggu untuk kehilangan agar bisa bersyukur. Jangan tunggu penyesalan untuk mulai mencintai. Jangan tunggu hingga tua untuk hidup dengan benar.

Sebab, sebenarnya, hidup tidak diukur dari berapa lama umur seseorang, melainkan dari seberapa berarti hidup itu dijalani.

Mari kita belajar menghitung hari-hari kita, agar setiap langkah menjadi berkah bagi orang lain dan memuliakan Tuhan. Karena hidup ini singkat, maka jalani dengan bijak.