Foto: Dokumentasi STT Jaffray Jakarta/NaroNews
JAKARTA, NARONEWS. COM – 12 Juni 2026 Ibadah Penutupan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jaffray Jakarta diliputi dengan rasa syukur. Dalam kesempatan ini, kampus secara resmi memberangkatkan mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan juga mengutus banyak mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di berbagai lokasi di Indonesia.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi salah satu momen krusial bagi seluruh civitas akademika STT Jaffray Jakarta. Selain menandai selesainya semester, acara ini juga menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengabdi langsung kepada masyarakat, gereja, dan lembaga pelayanan.
Pada kesempatan itu, sejumlah mahasiswa dikirim untuk mengikuti program MBKM di Bogor, Jawa Barat. Inisiatif ini merupakan bagian dari usaha kampus dalam memberikan pengalaman belajar di luar lingkungan akademik, sekaligus merangsang pembentukan karakter, keterampilan, dan kesiapan pelayanan yang tepat untuk konteks mereka.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan dari Ketua Satu STT Jaffray Jakarta dengan nomor 003 A dan B/SK/STTJJ/VI/2026, yang mengenai penempatan mahasiswa untuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Mahasiswa dari Program Studi S1 Teologi dan S1 Pendidikan Agama Kristen (PAK) ditempatkan di berbagai daerah dan lembaga pelayanan, mencakup Jabodetabek, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Papua.
Melalui program ini, mahasiswa akan mengalami pembelajaran di lapangan, menerapkan berbagai ilmu yang telah dipelajari selama kuliah, serta meningkatkan kepekaan sosial, kepemimpinan, dan kemampuan pelayanan di tengah masyarakat yang sangat beragam.
Menurut keputusan yang telah disepakati, semua mahasiswa diharuskan menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan dengan serius. Setelah selesai menjalani praktik, mereka juga wajib membuat laporan tertulis tentang kegiatan mereka, yang akan diserahkan kepada bidang akademik, bidang kemahasiswaan, dan program studi masing-masing sebagai pertanggungjawaban akademis.
Dalam sambutannya, Ketua STT Jaffray Jakarta menekankan pentingnya pembekalan yang tidak hanya fokus pada pelayanan, tetapi juga pada pengembangan karakter dan integritas individu. Ia mengingatkan mahasiswa agar mampu menjaga sikap yang baik, menjalin hubungan positif, dan menjadi teladan di setiap tempat yang mereka kunjungi.
“Pelajarilah budaya saling menghargai, jaga hubungan baik dengan senior, dan jadilah pribadi yang bermanfaat,” ungkapnya di hadapan mahasiswa dan civitas akademika yang hadir.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kampus akan senantiasa memberikan pendampingan dan dukungan kepada setiap mahasiswa selama mereka melakukan pengabdian di lapangan.
“Kami siap menjadi teman seiring dalam perjalanan ini,” ujarnya.
Bagi banyak mahasiswa, pengutusan ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan panggilan untuk belajar dalam melayani, tumbuh, dan menerapkan nilai-nilai Kristiani di tengah masyarakat. Perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia menjadi kesempatan nyata untuk memperluas wawasan serta mengembangkan kompetensi dalam pelayanannya.
Acara pengutusan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan kelancaran bagi semua mahasiswa dalam menjalankan tugas di tempat mereka masing-masing. Momen berharga ini kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama, meninggalkan kenangan berharga yang akan menjadi bagian dari perjalanan pelayanan dan pembentukan karakter calon pelayan Tuhan di masa mendatang. (NaroNews)

Pimpinan, pengajar, dan mahasiswa STT Jaffray Jakarta berfoto bersama setelah acara pelepasan peserta Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan pengutusan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ke berbagai daerah di Indonesia dalam rangka Ibadah Penutupan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.
