
FOTO: Spanduk Puncak ilaga, Pelepasan calon mahasiswa puncak serdas senin 29 juni 2026,
ILAGA, NARONEW.COM – Pelepasan calon mahasiswa puncak serdas senin 29 juni 2026, Pemerintah Kabupaten Puncak kembali mencapai prestasi besar dalam bidang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Pemerintah daerah melakukan langkah yang bijak dan taktis dengan bekerja sama secara resmi dan strategis dengan Yayasan Binterbusi, sebuah lembaga yang terkenal memiliki visi dan misi yang luar biasa dalam membimbing serta membentuk karakter anak-anak asli Papua agar bisa menjadi pribadi yang mandiri dan mampu berdiri sendiri di negerinya.
Melalui kemitraan ini, program beasiswa unggulan “Puncak Cerdas” terus berjalan secara teratur dan berkelanjutan. Program ini berjalan dalam dua fase penting, yaitu Fase Pertama yang sudah dimulai pada tahun 2025, dan sekarang berlanjut ke Fase Kedua pada tahun 2026. Langkah berani ini dilakukan agar bisa membentuk generasi muda yang memiliki dasar pendidikan yang baik, kuat, dan berkualitas, sehingga siap menjadi pemimpin dan pengembang Kabupaten Puncak di masa depan.
Komitmen penuh yang ditunjukkan oleh para pemimpin daerah, yaitu Bupati Puncak Elvis Tabuni, SE., MM., Wakil Bupati Naftali Akawal, SE., MM., bersama Pj. Sekda Puncak Nenu Tabuni, S.Sos—mendapatkan pujian yang sangat besar dari berbagai pihak karena dianggap sangat hebat dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Di bawah pimpinan mereka, pendidikan tidak lagi hanya sekadar program kerja biasa, tetapi menjadi visi yang besar dan investasi jangka panjang yang benar-benar nyata.
Menjadi perhatian dan contoh yang menginspirasi bagi masyarakat di Tanah Papua.
Langkah-langkah bertahap yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak tersebut akhirnya mendapat perhatian dari masyarakat secara luas. Para pemimpin daerah yang berani dan konsisten dalam mengalokasikan anggaran serta memberikan perhatian besar terhadap masa depan generasi muda kini menjadi contoh utama bagi kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Papua. Banyak wilayah lain mulai memperhatikan dan mengambil contoh dari pola kerja sama dalam program “Puncak Cerdas” ini sebagai cara yang baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia setempat.
Ini menunjukkan bahwa dengan kepemimpinan yang memahami masa depan, tantangan geografis tidak bisa menghalangi munculnya para sarjana yang luar biasa.”Pemimpin yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dan bekerja sama dengan mitra berpengalaman seperti Yayasan Binterbusi sangat menginspirasi dan patut ditiru,” ujar salah satu tokoh pemantau pendidikan di Papua.
Membangun Masa Depan Puncak yang Mandiri
Kerja sama yang sangat baik dengan Yayasan Binterbusi ini dibuat agar anak-anak asli Puncak tidak hanya bisa kuliah di universitas terbaik, tetapi juga mendapatkan pembinaan dalam hal karakter, mental, dan spiritual yang kuat. Fokusnya adalah membentuk kemampuan berpikir yang kuat, sehingga setelah selesai belajar, mereka benar-benar siap kembali ke tempat tinggalnya masing-masing untuk memimpin proses pembangunan di daerahnya.
Dengan pengumuman resmi yang dikeluarkan hari ini, Kabupaten Puncak tidak hanya mengirimkan para mahasiswanya untuk menuntut ilmu, tetapi juga memulai langkah pertama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Papua.Masa depan itu diharapkan akan melahirkan generasi yang lebih cerdas, mandiri, dan memiliki kemampuan bersaing yang kuat.
